Pemkot Manado Tambah Satu Unit Truk Penyapu Jalan, Mulai Dioperasikan di Jalan Lumimuut

 

pionnews.com – Pemerintah Kota Manado melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) resmi menambah satu unit truk penyapu jalan (road sweeper) sebagai armada pendukung kebersihan kota. Unit baru tersebut mulai diuji coba pada Rabu (3/12/2025) di ruas Jalan Lumimuut.

 

Kehadiran truk penyapu jalan ini diharapkan memperkuat upaya Pemkot dalam menjaga kebersihan, khususnya di jalur-jalur protokol yang memiliki intensitas lalu lintas tinggi dan rentan terhadap tumpukan debu maupun sampah ringan.

 

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Manado Pontowuisang Kakauhe menjelaskan bahwa penggunaan road sweeper menjadi salah satu strategi modernisasi pengelolaan kebersihan. “Armada ini tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga membantu mengurangi debu di permukaan jalan. Dampaknya langsung pada kenyamanan pengguna jalan dan kualitas udara,” ujarnya.

 

Secara umum, road sweeper atau truk penyapu jalan merupakan kendaraan khusus yang berfungsi membersihkan permukaan jalan secara mekanis. Di Indonesia alat ini juga dikenal dengan sebutan mobil penyapu jalan. Truk ini bekerja menggunakan kombinasi sikat putar, sistem penyedot (vacuum), dan semprotan air untuk mengumpulkan debu, pasir, dedaunan, hingga sampah kecil ke dalam ruang penampung.

 

Kendaraan jenis ini biasanya dilengkapi,

Sikat samping (side broom) untuk menarik sampah dari tepi jalan,

Sistem hisap (vacuum head) untuk menyedot debu halus,

Tangki air untuk mengurangi debu beterbangan,

Hopper penampung yang menampung sampah sebelum dikosongkan.

Beberapa tipe lainnya menggunakan teknologi regenerative air, yang menyirkulasikan udara bertekanan untuk pembersihan lebih efisien pada partikel-partikel halus.

 

Sebelum adanya kendaraan ini, pembersihan jalan banyak bergantung pada petugas penyapu manual. Dengan tambahan armada ini, DLH menargetkan peningkatan jangkauan dan kecepatan pembersihan terutama pada ruas-ruas kota yang panjang dan padat.

 

“Alat ini akan sangat membantu petugas kami, terutama pada area – area yang sulit dijangkau penyapu manual atau yang membutuhkan pembersihan berkala setiap hari,” ujar Kepala DLH.

 

Uji coba perdana dilakukan untuk memastikan kesiapan teknis, mulai dari jangkauan sapuan, kekuatan hisap, hingga efisiensi bahan bakar. Setelah evaluasi, DLH akan menetapkan rute operasional harian, yang diprioritaskan untuk kawasan protokol dan wilayah padat mobilitas warga.

 

Pemkot Manado berharap hadirnya truk penyapu jalan ini dapat memperkuat komitmen menjadikan Manado sebagai kota yang bersih, rapi, dan nyaman bagi warga maupun wisatawan.