pionnews.com – Pemerintah Kecamatan Sario mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat area pedestrian di kawasan Boulevard Manado. Ajakan ini disampaikan sebagai bentuk kepedulian terhadap ruang publik yang dinilai memiliki peran penting dalam menunjang kualitas hidup warga sekaligus memperkuat wajah estetika kota.
Camat Sario, Jermia Sampul, menegaskan bahwa pedestrian bukan sekadar jalur pejalan kaki, melainkan ruang interaksi sosial yang memberi manfaat luas bagi masyarakat.
“Pedestrian di Boulevaed ini adalah ruang bersama. Di sini masyarakat bisa berjalan kaki dengan aman, berolahraga, bersantai bersama keluarga, hingga menjadi ruang tumbuhnya aktivitas ekonomi kecil. Karena itu mari torang sama – sama jaga dan rawat fasilitas ini,” ujar Sampul.
Menurutnya, keberadaan pedestrian yang tertata rapi dan bersih memberikan dampak langsung terhadap kenyamanan serta kesehatan masyarakat. Warga memiliki ruang aman untuk beraktivitas tanpa harus berbagi jalur dengan kendaraan bermotor. Di sisi lain, ruang terbuka yang terpelihara juga mendorong gaya hidup sehat, mulai dari jalan pagi hingga aktivitas komunitas.
Lebih jauh, Sampul menekankan bahwa pedestrian di kawasan Boulevard memiliki nilai strategis sebagai wajah Kota Manado. Kawasan tersebut kerap menjadi titik kumpul warga maupun destinasi bagi wisatawan lokal dan mancanegara.
“Keindahan dan estetika kota sangat ditentukan dari bagaimana ruang publiknya ditata dan dirawat. Kalau pedestrian bersih, lampu penerangan terjaga, tanaman dirawat, tentu akan memperkuat citra Manado, sebagai kota yang nyaman dan ramah bagi siapa saja,” katanya.
Ia juga mengingatkan pentingnya kesadaran kolektif masyarakat untuk tidak merusak fasilitas umum, tidak membuang sampah sembarangan, serta ikut mengawasi jika terjadi tindakan vandalisme. Pemerintah kecamatan, lanjutnya, akan terus berkoordinasi dengan perangkat kelurahan dan instansi terkait guna memastikan pemeliharaan berjalan optimal.
Pedestrian Boulevard selama ini menjadi ruang yang hidup tempat anak-anak bermain, komunitas berkumpul, pelaku UMKM beraktivitas, hingga warga menikmati panorama laut di sore hari. Keberadaannya bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga tentang membangun budaya kota yang tertib, sehat, dan berestetika.
“Kalau torang jaga bersama, manfaatnya torang pe masyarakat juga yang rasa. Kota ini milik kita semua,” tutup Sampul.
Dengan imbauan tersebut, Pemerintah Kecamatan Sario berharap tumbuh kesadaran bersama bahwa menjaga pedestrian bukan sekadar urusan pemerintah, melainkan tanggung jawab kolektif demi Manado yang lebih indah, manusiawi, dan berdaya saing.



Tinggalkan Balasan