pionnews.com – Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Manado masa bakti 2025–2029 resmi dikukuhkan dan dilantik, Jumat (20/2/2026), di Gedung Serbaguna Kantor Wali Kota Manado.

Pelantikan tersebut dihadiri Wali Kota Manado Andrei Angouw, Ketua KONI Provinsi Sulawesi Utara Brigjen TNI (Purn) Bonaficius Jerry Waleleng, Sekretaris Daerah Kota Manado dr. Steaven Dandel, Ketua DPRD Kota Manado Aaltje Dondokambey, jajaran Forkopimda, serta para pengurus cabang olahraga.

Ketua Umum KONI Manado yang baru dilantik, Richard Sualang, menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan untuk memimpin organisasi olahraga tersebut.

“Ini merupakan kebanggaan bagi kami untuk melaksanakan tugas sebagai pembina olahraga di Kota Manado. Kami berterima kasih atas dukungan penuh Pemerintah Kota Manado sehingga pada Porprov  ke – 12 lalu Manado mampu meraib prestasi maksimal dan menjadi juara umum,” ujar Sualang dalam sambutannya.

Ia menegaskan, kepengurusan baru memiliki tanggung jawab untuk menjalankan fungsi pembinaan secara terstruktur dan berkelanjutan, sekaligus mendukung program KONI Sulawesi Utara dalam menghadapi agenda olahraga nasional mendatang.

“KONI Manado bersama seluruh cabang olah raga harus bersinergi dan fokus pada tujuan besar, membangun karakter manusia Indonesia yang tangguh., bermental juara, dan berdaya saing,” katanya.

Ketua KONI Sulut, Bonaficius Jerry Waleleng, dalam arahannya menekankan pentingnya momentum pelantikan ini sebagai langkah revitalisasi pembinaan olahraga.

Ia menyebut, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menargetkan peningkatan prestasi pada Pekan Olah Raga (PON) 2028 yang rencananya digelar di NTB dan NTT. Pada PON sebelumnya, Sulut berada di peringkat 17 dengan raihan 10 emas, 18 perak, dan 28 perunggu.

“Harapan Gubernur Sulawesi Utara, pada PON 2028 Sulut bisa menembus 10 besar nasional. Ini bukan pekerjaan mudah , tapi bisa dicapai jika seluruh KONI kabupaten/kota bekerja terencana dan terukur,” tegas Waleleng.

Menurut dia, kolaborasi antara KONI provinsi dan kabupaten/kota menjadi kunci agar program pembinaan berjalan optimal dan berorientasi pada hasil.

Wali Kota Andrei Angouw dalam sambutannya menyampaikan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik. Ia berharap KONI Manado mampu menjadi motor penggerak prestasi olahraga, sekaligus membentuk karakter dan mental juara.

“Target harus tinggi. Kita berharap bukan hanya berkontribusi besar untuk Sulawesi Utara di PON, tetapi juga melahirkan atlet dari Manado yang bisa berkiprah hingga Olimpiade,” ujar Angouw.

Ia menekankan bahwa olahraga bukan sekadar soal medali, melainkan juga pembentukan sportivitas dan mental masyarakat. Di olahraga kita belajar ada saat bertanding dan ada saat bersanding. Sportivitas itu penting, bukan hanya di lapangan, tetapi juga dalam kehidupan bermasyarakat,” katanya.

Susunan Pengurus 

Dalam kepengurusan periode 2025–2029, dr. Richard Sualang menjabat sebagai Ketua Umum. Ia didampingi Reza Rumambi (Ketua Harian), Bonyx Yusak Saweho (Wakil Ketua Umum I), Abid Takalamingen (Wakil Ketua Umum II), Jefrry Talumepa (Sekretaris), dan Jeane Laluyan (Bendahara).

Struktur organisasi turut diperkuat berbagai bidang, antara lain Pembinaan Prestasi, Organisasi, Pendidikan dan Penataran, Penelitian dan Pengembangan, Perencanaan dan Anggaran, Mobilisasi Sumber Daya, Media dan Humas, hingga Pembinaan Hukum Keolahragaan.

Dengan komposisi tersebut, KONI Manado diharapkan mampu menjaga tradisi prestasi sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan atlet secara sistematis.

Pelantikan ini menjadi titik awal kerja besar empat tahun ke depan menjadikan Manado sebagai lumbung atlet berprestasi, sekaligus kontributor utama bagi kebangkitan olahraga Sulawesi Utara di level nasional.