pionnews.com. Jakarta – Wakil Wali Kota Manado, dr. Richard Sualang mewakili Wali Kota Andrei Angouw menghadiri Rilis Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) 2025 yang diselenggarakan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Selasa (24/2/2026) di Jakarta. Kegiatan itu merupakan salah satu rangkaian persiapan dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2026, yang menargetkan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar ±6,3%.
IDSD 2025 merupakan indeks strategis yang didesain sebagai alat ukur berbasis data untuk menilai daya saing provinsi maupun kabupaten/kota dalam menopang daya saing nasional yang produktif dan inklusif. Indeks ini mencerminkan kemampuan daerah dalam menciptakan produktivitas, inovasi, kualitas sumber daya manusia, serta kualitas layanan publik yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi.
Dalam sambutannya, Kepala BRIN Arif Satria menegaskan bahwa IDSD bukan sekadar rapor kinerja daerah, tetapi merupakan instrumen strategis untuk mengevaluasi sejauh mana kebijakan pembangunan berdampak pada produktivitas dan kesejahteraan masyarakat. Ia menekankan pentingnya inovasi dan research and development (R&D) untuk menguatkan daya saing daerah yang pada giliran akhirnya memperkuat daya saing nasional.
Acara rilis tersebut dihadiri oleh sejumlah stakeholder nasional, termasuk para menteri dan pimpinan lembaga tinggi negara, sebagai bagian dari upaya menyelaraskan data dan kebijakan pusat-daerah dalam rangka mencapai target pertumbuhan nasional yang ambisius. Selain itu, keterlibatan Badan Pusat Statistik (BPS) dinilai signifikan karena pihaknya menyediakan sekitar 42 % dari total indikator penilaian IDSD melalui data statistik yang presisi.
Wakil Wali Kota Sualang menyampaikan bahwa arah kebijakan Pemerintah Kota Manado jelas: memastikan Manado tetap berada di jalur yang tepat dalam memperkuat daya saingnya. Menurutnya, indeks tersebut menjadi bahan refleksi sekaligus dasar bagi pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan yang berbasis data (evidence-based) untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
“Indeks ini bukan sekadar rapor, tapi instrumen strategis bagi kami untuk mengukur sejauh mana kebijakan yang kami ambil benar – benar berdampak pada produktivitas dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menegaskan pentingnya sinergi dengan Pemerintah Pusat untuk menjaga kompetitivitas Manado di berbagai sektor.
Sejalan dengan itu, Sualang mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan untuk bersama-sama mengawal pembangunan Kota Manado yang lebih hebat, mandiri, dan berdaya saing dengan selalu berpedoman pada data sebagai acuan dalam pengambilan kebijakan.
Rilis Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) 2025 ini dipandang sebagai langkah penting dalam memperkuat kapasitas daerah untuk mengambil intervensi strategis yang tepat sasaran, serta menghadirkan kebijakan pembangunan yang produktif, merata, dan inklusif



Tinggalkan Balasan