pionnews.com – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,3 yang mengguncang wilayah Manado dan sekitarnya, Kamis (2/4/2026) pagi, menelan korban jiwa. Seorang warga dilaporkan meninggal dunia akibat tertimpa runtuhan bangunan di Gedung Hall B KONI, kawasan Sario.
Korban diketahui bernama Deitje Lahia (69), warga Tateli. Ia merupakan penjual UMKM yang berada di lokasi saat gempa terjadi. Korban meninggal dunia di tempat kejadian dan jenazahnya telah dievakuasi ke RS Bhayangkara Manado. Identitas resmi masih menunggu dokumen KTP dari pihak keluarga.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Sulawesi Utara, Audy Pangemanan, menjelaskan bahwa bagian bangunan yang runtuh merupakan struktur tambahan.
“Yang runtuh itu struktur bangunan tambahan,” ujarnya saat ditemui di lokasi kejadian, Kamis (2/4/2026) pagi.
Ia juga membenarkan bahwa korban merupakan pelaku usaha kecil yang beraktivitas di sekitar gedung saat gempa terjadi.
“Korban adalah seorang penjual UMKM di sini,” tambahnya.
Pantauan di lokasi, aparat kepolisian langsung melakukan pengamanan dan penanganan pascainsiden. Terlihat Wakapolda Sulawesi Utara bersama Kapolresta Manado turut berada di lokasi untuk memantau situasi dan proses evakuasi.
Sejumlah bagian bangunan di Gedung Hall B KONI Sario tampak mengalami kerusakan, terutama pada area tambahan yang dilaporkan runtuh saat gempa berlangsung.
Hingga saat ini, aparat masih melakukan pendataan dan penyisiran di lokasi guna memastikan tidak ada korban lain. Pemerintah dan instansi terkait mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi gempa susulan serta menghindari bangunan yang mengalami kerusakan.



Tinggalkan Balasan