pionnews.com – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Tuminting digelar di Kantor Kecamatan Tuminting, Selasa (3/2/2026). Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk menyepakati usulan prioritas pembangunan yang akan dibawa ke Musrenbang tingkat Kota Manado.

Musrenbang dibuka secara resmi oleh Camat Tuminting, Hence Patimbano, SH. Dalam sambutannya, Camat menegaskan bahwa Musrenbang kecamatan merupakan tahapan lanjutan dari hasil musyawarah di tingkat lingkungan dan kelurahan.

“Di Musrenbang Kecamatan ini tidak ada lagi penambahan usulan baru. Yang dibahas adalah usulan – usulan dari Kelurahan untuk ditentukan mana yang menjadi prioritas dan selanjutnya akan diusulkan ke Musrenbang tingkat Kota Manado,” ujar Hence Patimbano.

Ia juga menyampaikan bahwa pelaksanaan Musrenbang tingkat kecamatan dilaksanakan atas nama Pemerintah Kota Manado, sekaligus menyampaikan komitmen Wali Kota dan Wakil Wali Kota Manado dalam mendorong perencanaan pembangunan yang partisipatif dan tepat sasaran.

Hadir sebagai narasumber dan perwakilan perangkat daerah Kota Manado, antara lain Kabid Perencanaan Bapperida Kota Manado Vidia Rompas, Kabid Bina Konstruksi Dinas PUPR Benny Salindeho, Kabid Kawasan Permukiman Dinas Perkim Novie Pontoh, Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Manado Alexander Parengkuan, serta perwakilan Dinas PPPA Kota Manado, Misnawati Agune.

Dalam pemaparannya, perwakilan Dinas PUPR menjelaskan bahwa anggaran PUPR tahun 2026 berkisar Rp80 miliar, mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai sekitar Rp200 miliar, seiring kebijakan efisiensi anggaran. Meski demikian, sejumlah program tetap menjadi prioritas, di antaranya penanganan jalan, saluran, dan anak sungai melalui tim swakelola.

“Jika terdapat usulan yang bersifat darurat, silahkan disampaikan melalui Kelurahan. Penataan Pedestrian sudah dilakukan dengan baik, dan fokus jalan primer berada di ruas Sam Ratulangi dan Boulevad,” jelas Benny Salindeho. Ia juga menyebutkan adanya dua program rehabilitasi kantor lurah serta rekonstruksi jalan hotmix di Kelurahan Sumompo yang telah tertata.

Sementara itu, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) memaparkan program terkait penerangan jalan, dana lingkungan, serta pengawasan pekerjaan di lingkungan. Novie Pontoh mengingatkan agar masyarakat turut mengawasi pelaksanaan pekerjaan yang dikerjakan pada tahun 2025 oleh warga setempat.

Selain itu, disampaikan pula program bantuan dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman berupa perbaikan 500 unit rumah tidak layak huni. Saat ini sedang dilakukan pendataan di seluruh kelurahan, namun tantangan yang dihadapi adalah masih banyak warga yang belum memiliki sertifikat kepemilikan tanah.

Musrenbang Kecamatan Tuminting juga dihadiri Wakil Ketua DPRD Kota Manado, Mona Kloer, bersama sejumlah anggota DPRD Kota Manado lainnya, yakni Iqbal Anhari, Sri Nanda Lamadau, dan Herry Kolondam. Kehadiran para legislator ini diharapkan dapat mengawal dan memperjuangkan usulan prioritas kecamatan di tingkat kota.

Turut hadir para lurah se-Kecamatan Tuminting, kepala lingkungan, delegasi kelurahan, tokoh masyarakat, tokoh agama, LPM, PKK, serta Karang Taruna. Seluruh usulan prioritas yang telah disepakati akan dibawa dan dibahas lebih lanjut pada Musrenbang tingkat Kota Manado.