pionnews.com – Pemerintah Kota Manado akan menggelar Lomba Masamper pada Jumat, 6 Maret 2026, bertempat di Aula Pemkot Manado mulai pukul 18.00 Wita. Kegiatan ini dipastikan berlangsung meriah karena memperebutkan hadiah uang tunai bagi juara 1 hingga juara 8. Seluruh pemenang akan mendapatkan uang pembinaan sebagai bentuk apresiasi.

Lomba ini mengusung tema “Ucapan Syukur Atas Pembangunan Kota Manado Yang Semakin Maju dan Indah”. Kegiatan tersebut rencananya akan dibuka langsung oleh Wali Kota Manado, Andrei Angouw, bersama Wakil Wali Kota Manado, Richard Sualang.

Ajang budaya ini menjadi bagian dari upaya melestarikan seni tradisional Nusa Utara, khususnya Masamper, kepada generasi muda Nusa Utara yang bermukim di Kota Manado dan sekitarnya. Pemerintah berharap, melalui keterlibatan generasi muda yang mencintai budaya, Masamper tidak hanya lestari tetapi juga memiliki nilai jual sebagai karya kreatif yang mampu mengangkat identitas budaya daerah.

Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Manado di bawah kepemimpinan Kepala Dinas Bonyx Saweho melalui Bidang Kepemudaan.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Manado, Bonyx Saweho, menegaskan bahwa lomba ini merupakan wadah pembinaan generasi muda dalam bidang seni budaya.

“Kami di Dispora sangat mendukung kegiatan ini karena menjadi ruang positif bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat dan kreativitas. Masamper bukan sekadar seni pertunjukan, tetapi juga membangun karakter, kekompakan, dan sportivitas,” ujar Saweho.

Ia menambahkan, kemajuan pembangunan Kota Manado harus berjalan beriringan dengan penguatan identitas budaya.

“Manado semakin maju dan indah. Namun budaya tetap menjadi fondasi. Lewat kegiatan ini, kita memastikan generasi muda tetap bangga dengan akar budayanya,” tambahnya.

Dukungan juga datang dari kalangan pemerhati budaya Nusa Utara di Manado. Mereka menilai lomba ini sebagai langkah strategis menjaga eksistensi Masamper di tengah arus modernisasi.

“Masamper adalah warisan budaya yang sarat nilai kebersamaan dan persaudaraan. Jika generasi muda terus diberi ruang tampil seperti ini, budaya kita tidak akan punah, justru berkembang dengan kreasi baru tanpa meninggalkan pakemnya,” ujar salah satu pemerhati budaya.

Ia juga mengapresiasi komitmen Pemerintah Kota Manado yang dinilai konsisten memberi perhatian terhadap pelestarian budaya.

“Ini bukan hanya lomba, tetapi bentuk penghargaan terhadap identitas masyarakat Nusa Utara di perantauan. Selain menghibur, kegiatan ini memperkuat rasa memiliki terhadap budaya sendiri,” tambahnya.

Lomba Masamper tahun ini semakin semarak karena menghadirkan grup-grup kuat dari berbagai daerah. Tuan rumah Kota Manado yang dikenal kerap menjuarai Lomba Masamper Seri A, seperti GM Putra Narwastu dan GM Putra ST 25 akan mendapat tantangan langsung dari tim tangguh asal Sangihe, yakni GM Putra Bhayangkara Polres Sangihe.

Selain itu, tim-tim dari Kota Bitung dan Minahasa Utara (Minut) juga akan berhadapan dengan grup-grup unggulan Manado, menambah panasnya persaingan.

Susunan Babak Pertandingan

Babak I:

GM Bethel Bitung

GM Putra Smirna Malalayang

GM Putra Oikumene Lesabe Sangihe

Babak II:

GM Putra Nuansa Baru

GM Putra Siloam Tandurusa Bitung

GM Putra Bawahasi Bitung

Babak III:

GM Putra Narwastu Manado

GM Putra ST 25 Manado

GM Putra Bhayangkara Sangihe

Babak IV:

GM Putra Aer Terang

GM Mamenongkati

Kegiatan ini juga menjadi persembahan atas cinta kasih AARS (Andrei Angouw–Richard Sualang) kepada warga Nusa Utara di Kota Manado yang selama ini turut bersinergi dan mendukung pembangunan daerah.

Dengan semangat kebersamaan dan pelestarian budaya, Lomba Masamper diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang silaturahmi, kreativitas, serta penguatan identitas budaya Nusa Utara di tengah kemajuan Kota Manado.