pionnews.com – Kasus pembuangan sampah yang sempat viral di wilayah Malalayang kini memasuki babak lanjutan. Terduga pelaku berinisial Stenly Bajodo dilaporkan tidak berada di kediamannya dan diduga menghilang setelah tidak mengindahkan surat panggilan pemeriksaan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Manado.

Kepala Satpol PP Kota Manado, Novly Siwi mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan upaya penelusuran terhadap yang bersangkutan, baik di rumah maupun melalui koordinasi dengan pemerintah setempat.

“Yang bersangkutan diketahui bernama Stenly Bajodo, berprofesi sebagai tukang parkir dan merupakan warga Lingkungan VIII, Kelurahan Malalayang Satu. Namun saat didatangi, yang bersangkutan sudah tidak berada dirumah,” ujar Siwi, Jumat (27/3/2026).

Ia menambahkan, surat panggilan resmi untuk pemeriksaan telah dilayangkan, namun tidak mendapat respons dari yang bersangkutan. Satpol PP kemudian berkoordinasi dengan pihak kelurahan guna memperoleh informasi tambahan terkait keberadaan pelaku.

“Dari informasi yang kami terima, yang bersangkutan disinyalir sudah menghilang dan tidak lagi kembali ke rumah. Bahkan pihak keluarga bersama ketua lingkungan menyampaikan yang bersangkutan sudah tidak pulang,” jelasnya.

Selain itu, Siwi juga menyebutkan bahwa pelaku tidak memiliki kartu tanda penduduk (KTP), dan hanya mengantongi salinan kartu keluarga (KK) sebagai identitas.

Kasus ini menjadi perhatian publik setelah video aksi pembuangan sampah sembarangan tersebut viral di media sosial dan menuai kecaman warga.

 

Pemerintah Kota Manado mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan serta tidak melakukan aktivitas pembuangan sampah sembarangan yang dapat merugikan masyarakat luas.