pionnews.com – Musyawarah Kota (Muskot) ke-11 Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PERBASI) Kota Manado Tahun 2026 resmi digelar pada Selasa (20/1/2026) di Ruang Tolu, Kantor Pemerintah Kota Manado. Agenda utama Muskot ini adalah memilih Ketua Umum PERBASI Manado yang baru untuk masabakti selanjutnya.

Pelaksanaan Muskot PERBASI Manado XI/2026 menjadi konsekuensi organisatoris pasca terpilihnya dr. Richard Sualang sebagai Ketua Umum KONI Kota Manado pada 10 Desember 2025. Sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) KONI, pimpinan cabang olahraga yang menjabat di struktur KONI tidak diperkenankan merangkap jabatan, sehingga pucuk pimpinan PERBASI Manado harus dilakukan pergantian melalui mekanisme musyawarah.

Dua figur muda yang resmi maju sebagai calon Ketua Umum PERBASI Kota Manado dalam Muskot kali ini adalah Givency Tangkudung dan Renaldy Kalesaran. Keduanya dinilai memiliki kapasitas, rekam jejak, serta komitmen dalam pembinaan dan pengembangan bola basket di Kota Manado.

Muskot XI PERBASI Manado dihadiri Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Manado Bonix Yusak Saweho, Sekretaris Umum DPD PERBASI Sulawesi Utara Michelle Tansil, perwakilan KONI Manado Iswan Buka, jajaran pengurus PERBASI Sulut dan Manado, serta perwakilan klub-klub anggota PERBASI se-Kota Manado.

Dalam sambutannya, Sekretaris Umum DPD PERBASI Sulawesi Utara, Michelle Tansil, menegaskan bahwa Kota Manado merupakan barometer perkembangan bola basket di Sulawesi Utara. Karena itu, Muskot harus dijalankan secara demokratis, tertib, dan menjunjung tinggi semangat kebersamaan.

“Bola basket tidak boleh dinawah ke ranah kepentingan lain. Komitmen kami jelas, yang mengurus basket adalah mereka yang mencintai basket dan mau bekerja untuk basket. Siapapun yang terpilih nanti harus kita dukung bersama,” ujar Michelle.

Ia juga menyampaikan pesan Ketua Umum DPD PERBASI Sulut yang berhalangan hadir karena tugas kenegaraan di Jakarta, agar seluruh tahapan Muskot berjalan aman, adil, dan kondusif.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Manado, Bonix Yusak Saweho, menyampaikan apresiasi atas prestasi bola basket Sulawesi Utara yang dinilai konsisten dan membanggakan, termasuk capaian medali perak pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua.

“Prestasi ini menunjukkan bahwa pembinaan bola basket di Sulawesi Utara, khususnya di Kota Manado, berjalan dengan baik, terstruktur, dan terprogram. Ini harus dilanjutkan dan ditingkatkan,” kata Bonix.

Ia menegaskan bahwa baik Givenchy Tangkudung maupun Renaldy Kalesaran merupakan figur terbaik yang dimiliki PERBASI Manado saat ini. Namun, siapapun yang terpilih nantinya harus mendapat dukungan penuh dari seluruh klub dan insan basket.

“Menjadi ketua itu bukan soal jabatan, tapi tanggung jawab besar. Ada kurang lebih 19 club di Kota Manado, belum termasuk komunitas dan pecinta basket. Ini kapal besar yang harus dinakhodai dengan komitmen dan kerja nyata,” tegasnya.

Pemerintah Kota Manado, lanjut Bonix, menyatakan komitmen untuk terus mendukung program dan kebijakan PERBASI Manado ke depan, khususnya dalam peningkatan prestasi atlet basket putra dan putri, baik nomor 5×5 maupun 3×3.

Dengan memanjatkan pujian dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Manado secara resmi membuka Musyawarah Kota XI PERBASI Manado Tahun 2026.

“Dengan memanjatkan pujian dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, Musyawarah Kota PERBASI ke – 11 Tahun 2026 saya nyatakan resmi dibuka,” tutupnya.