pionnews.com – Wali Kota Manado, Andrei Angouw memberikan kuliah umum di Politeknik Negeri Manado, Rabu (11/3/2026). Kuliah umum tersebut mengangkat topik Pengembangan Sumber Daya dan Pembangunan Kota Manado.

Kedatangan wali kota disambut oleh Direktur Politeknik Negeri Manado Maryke Alelo, bersama para wakil direktur, pimpinan jurusan, kepala pusat, dosen, serta mahasiswa yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Acara diawali dengan pembukaan dan penayangan video profil Politeknik Negeri Manado. Selanjutnya, Direktur Politeknik menyampaikan pengantar mengenai kondisi umum kampus, termasuk berbagai program yang sedang berjalan serta peluang kerja sama dengan Pemerintah Kota Manado.

Sebelum kuliah umum dimulai, dilaksanakan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Kota Manado dan Politeknik Negeri Manado. Kerja sama tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi dalam pengembangan pendidikan, sumber daya manusia, serta pembangunan daerah.

Dalam sambutannya, Wali Kota Andrei Angouw menyampaikan harapan agar kerja sama tersebut dapat memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Politeknik Negeri Manado sekaligus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kota Manado.

Menurutnya, mahasiswa tidak hanya mengejar ijazah semata, tetapi harus benar-benar memperoleh pengetahuan, keterampilan, serta wawasan yang dapat digunakan dalam kehidupan dan dunia kerja.

“Tujuan utama sebagai mahasiswa adalah mendapatkan pengetahuan dan wawasan. Ijasah memang penting, tetapi yang lebih penting adalah kemampuan dan kualitas sumber daya manusia yang kita miliki,” ujar Angouw.

Ia juga menekankan pentingnya kualitas sumber daya manusia yang memiliki nilai di atas rata-rata. Hal tersebut dinilai penting untuk meningkatkan daya saing masyarakat, baik dalam persaingan dengan daerah lain maupun dengan negara lain.

Dalam kesempatan itu, wali kota juga menyinggung berbagai tantangan pembangunan yang berkaitan dengan sektor kesehatan, pendidikan, hingga persoalan kemiskinan. Menurutnya, peningkatan kualitas diri menjadi faktor penting dalam menghadapi berbagai tantangan tersebut.

“Kalau kualitas SDM kita baik, maka peluang meningkatkan kesejahteraan masyarakat juga semakin besar,” katanya.

Angouw juga menekankan bahwa sebuah perguruan tinggi harus mampu melahirkan alumni yang membanggakan. Di sisi lain, para alumni juga memiliki tanggung jawab untuk turut mendorong kemajuan almamaternya.

Ia menambahkan bahwa pemerintah daerah siap membuka berbagai peluang kerja sama dengan perguruan tinggi, termasuk dalam pengembangan berbagai program yang bermanfaat bagi masyarakat. Salah satu contoh yang disampaikan adalah pengembangan transportasi umum melalui layanan Bus Manado yang bertujuan memberikan kenyamanan bagi warga.

Selain itu, wali kota juga menyoroti perkembangan teknologi, khususnya kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence, yang saat ini semakin mempengaruhi berbagai aspek kehidupan.

Menurutnya, pemanfaatan teknologi tersebut harus menjadi perhatian bagi dunia pendidikan, termasuk bagi mahasiswa Politeknik Negeri Manado.

“Penggunaan AI saat ini sudah menjadi kebutuhan. Dalam banyak hal teknologi ini sangat membantu dan memberikan keuntungan. Karena itu lulusan Politeknik harus mampu mengikuti perkembangan teknologi,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya etos kerja yang tinggi serta kreativitas dalam menghadapi perkembangan zaman. Menurutnya, perguruan tinggi merupakan tempat yang tepat untuk menumbuhkan kreativitas serta inovasi, terutama dalam memanfaatkan teknologi agar pekerjaan dapat dilakukan lebih efektif dan efisien.

Setelah penyampaian materi kuliah umum, kegiatan dilanjutkan dengan sesi dialog. Sejumlah mahasiswa mengajukan pertanyaan terkait berbagai isu, mulai dari pembangunan kota hingga tantangan sumber daya manusia di masa depan.

Wali Kota Manado menjawab berbagai pertanyaan tersebut secara lugas dan singkat, sekaligus memberikan penjelasan yang komprehensif kepada para mahasiswa. Sebagian besar pertanyaan yang diajukan, menurutnya, juga telah disinggung dalam materi yang disampaikan sebelumnya.

Kuliah umum tersebut diharapkan dapat memberikan wawasan baru bagi mahasiswa Politeknik Negeri Manado terkait pembangunan daerah, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pentingnya kesiapan menghadapi tantangan global di masa depan.