pionnews.com – Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Manado mencatat total 36 kejadian kebakaran sejak awal tahun hingga 25 Maret 2026. Data ini disampaikan Kepala Dinas Damkar Manado, Jimmy Rotinsulu, sebagai bagian dari laporan perkembangan penanganan kebakaran di wilayah kota.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 25 kejadian merupakan kebakaran bangunan, sementara 11 lainnya tergolong kebakaran non-bangunan, seperti lahan kosong, tumpukan sampah, maupun objek terbuka lainnya.
“Secara keseluruhan hingga 25 Maret 2026, kami mencatat 36 kejadian kebakaran, terdiri dari 25 kebakaran bangunan dan 11 non – bangunan,” ujar Jimmy, Kamis (26/3/2026).
Meski angka kejadian terbilang cukup signifikan, Damkar memastikan tidak terdapat korban jiwa dalam seluruh peristiwa kebakaran yang terjadi sepanjang tahun ini di Kota Manado. Capaian ini menjadi indikator penting dalam efektivitas respons cepat tim pemadam serta meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap upaya penyelamatan diri saat terjadi kebakaran.
Namun demikian, Damkar Manado tetap mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap potensi pemicu kebakaran di lingkungan rumah tangga maupun area terbuka. Faktor kelalaian, instalasi listrik yang tidak standar, serta pembakaran terbuka masih menjadi penyebab dominan dalam sejumlah kasus.
Pemerintah Kota Manado melalui Dinas Damkar juga terus memperkuat langkah pencegahan, termasuk sosialisasi kepada masyarakat serta peningkatan kesiapsiagaan personel di lapangan.
Dengan nihilnya korban jiwa hingga saat ini, Damkar berharap tren positif ini dapat terus dipertahankan, sembari menekan angka kejadian kebakaran melalui kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat.



Tinggalkan Balasan