pionnews.com – Pemerintah Kota Manado resmi membuka kegiatan Pelatihan Kepemimpinan Pengawas bagi aparatur sipil negara (ASN), yang digelar di Gedung Serbaguna Kantor Wali Kota Manado, Kamis (16/4/2026). Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara Pemkot Manado dan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Sulawesi Utara.

Pelatihan tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Manado, dr. Richard Sualang, serta dihadiri Kepala BPSDMD Provinsi Sulawesi Utara, Dr. Franky Tintingon, SSTP, MSi, Kepala BKPSDM Kota Manado, Otniel Tewal, jajaran pejabat Pemkot Manado, widyaiswara, dan 40 peserta pelatihan.

Dalam sambutannya, Kepala BPSDMD Provinsi Sulawesi Utara, Dr. Franky Tintingon menegaskan bahwa pelatihan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari upaya strategis dalam membangun kapasitas ASN yang profesional, berintegritas, dan mampu menjawab tantangan zaman.

Menurutnya, pengembangan kompetensi ASN harus dilakukan secara sistematis dan berkelanjutan, terutama bagi pejabat pengawas yang memiliki peran penting sebagai penghubung antara kebijakan pimpinan dan implementasi di lapangan.

“Pejabat pengawas bukan hanya pelaksana, tetapi juga penggerak perubahan, penjaga kualitas kinerja organisasi, serta motor inovasi pelayanan publik. Kualitas kepemimpinan pada level ini sangat menentukan keberhasilan organisasi dalam mencapai tujuan pembangunan,” ujar Tintingon.

Ia juga mengingatkan sejumlah tantangan yang dihadapi birokrasi saat ini, di antaranya meningkatnya ekspektasi masyarakat terhadap pelayanan publik, disrupsi teknologi digital, tuntutan transparansi dan akuntabilitas, serta kebutuhan akan pengambilan keputusan yang cepat dan tepat.

“ASN dituntut menghadirkan layanan yang tidak hanya cepat dan akurat, tetapi juga transparan dan berkeadilan. Transformasi digital dalam pelayanan publik juga menjadi keniscayaan yang terus didorong,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya internalisasi nilai dasar ASN berAKHLAK berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif dalam setiap pelaksanaan tugas.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Manado, dr. Richard Sualang, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara atas dukungan dan sinergi dalam penyelenggaraan pelatihan tersebut.

Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan dengan serius hingga tuntas, mengingat kegiatan ini merupakan salah satu tahapan penting dalam pengembangan karier ASN.

“Pelatihan ini sangat penting bagi pengembangan kapasitas saudara sebagai pejabat pengawas. Ikuti seluruh tahapan dengan baik, jangan ada yang terlewat, karena ini juga menjadi bagian dari persyaratan dalam jenjang karier ASN,” tegas Sualang.

Sualang juga mendorong peserta untuk menghasilkan inovasi melalui aksi perubahan yang tidak hanya bersifat administratif, tetapi benar-benar dapat diimplementasikan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Buatlah inovasi yang bisa diterapkan di unit kerja masing – masing. Jangan hanya menjadi tugas pelatihan, tetapi harus berkelanjutan dan berdampak pada peningkatan kualitas pelayanan publik,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia ASN di Kota Manado agar mampu bersaing, tidak hanya di tingkat daerah, tetapi juga nasional.

Kegiatan pelatihan ini akan berlangsung selama kurang lebih 104 hari dengan berbagai tahapan pembelajaran. Di akhir kegiatan, peserta diharapkan mampu menghasilkan aksi perubahan sebagai wujud kepemimpinan inovatif di lingkungan kerja masing-masing.

Pembukaan kegiatan ditandai dengan penyematan tanda peserta kepada perwakilan peserta, sebagai simbol dimulainya Pelatihan Kepemimpinan Pengawas Pemerintah Kota Manado Tahun Anggaran 2026.