pionnews.com – Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepegawaian serta memperkuat pemahaman Aparatur Sipil Negara (ASN) terhadap etika kerja di era digital, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Manado menggelar kegiatan Forum Kepegawaian Online “BKPSDM Bacirita”
Forum yang dilaksanakan secara daring pada Selasa (4/11) ini mengangkat tema “e-Kinerja, Gaya Kerja ASN Zaman Now dan Larangan Serta Sanksi Terkait Penggunaan Fasilitas Kantor/Penggunaan Anggaran Untuk Kepentingan Pribadi”
Kegiatan diikuti oleh Sekretaris Perangkat Daerah dan Kasubag Kepegawaian melalui Zoom Meeting, serta ASN Pemerintah Kota Manado yang turut menyimak lewat kanal YouTube resmi BKPSDM Kota Manado.
Pelaksanaan forum ini menjadi salah satu inovasi pelayanan kepegawaian berbasis digital dari BKPSDM Kota Manado. Melalui “BKPSDM Bacirita”, instansi ini berupaya menciptakan ruang dialog interaktif antara pengelola kepegawaian dengan para ASN, guna memperkuat pemahaman terhadap sistem e-Kinerja, budaya kerja produktif, serta nilai integritas dalam menjalankan tugas pelayanan publik.
Kepala BKPSDM Kota Manado, Otniel Kevin Tewal, SS.,MM., mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk adaptasi birokrasi terhadap perkembangan zaman sekaligus refleksi dari budaya komunikasi khas masyarakat Manado.
“Kami menamai forum ini BKPSDM Bacirita karena ingin menumbuhkan semangat berdialog dan saling berbagi pengetahuan. Dalam budaya kita, “bacirita”berarti berbincang, dan melalui perbincangan yang terbuka, kita belajar bersama membangun ASN yang profesional, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan digital,” ujar Tewal.
Ia menegaskan bahwa ASN di era sekarang harus mampu menguasai teknologi sekaligus memahami batas etika dalam menjalankan tugas.
“Sistem e – Kinerja bukan hanya alat ukur capaian kerja, tapi juga cermin tanggung jawab moral ASN. Kami ingin setiap ASN sadar bahwa kecepatan dan transparansi kerja harus berjalan seimbang dengan integritas pribadi,” tambahnya.
Selain menyoroti pentingnya transformasi digital, forum ini juga menekankan larangan penggunaan fasilitas kantor dan anggaran untuk kepentingan pribadi. Menurut Tewal, hal tersebut menjadi pengingat bahwa setiap sumber daya pemerintah merupakan amanah rakyat yang wajib dijaga dengan penuh tanggung jawab.
“Integritas bukan hanya soal kepatuhan terhadap aturan, tapi juga kesadaran publik bahwa kepercayaan publik dibangun dari hal – hal kecil, termasuk cara kita menggunakan fasilitas kantor,” tandasnya.
Melalui inovasi “BKPSDM Bacirita”, Pemerintah Kota Manado menegaskan komitmennya dalam membangun ASN yang adaptif, cerdas digital, dan menjunjung tinggi etika birokrasi. Forum ini juga diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperkuat komunikasi internal, menumbuhkan semangat kolaborasi, serta mempercepat peningkatan kualitas pelayanan publik di Kota Manado.



Tinggalkan Balasan