pionnews.com – Dewan Pimpinan Pusat (DPP), Dewan Pimpinan Daerah (DPD), dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kerajinan Industri Sulawesi Utara (KERIS) resmi dikukuhkan dan dilantik untuk masa bakti 2026–2031. Kegiatan yang mengusung tema “Meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah Sulawesi Utara” ini berlangsung di Graha Gubernuran, Bumi Beringin, Manado, Selasa (7/4/2026).
Pelantikan tersebut menjadi momentum strategis dalam memperkuat peran sektor kerajinan industri sebagai salah satu pilar ekonomi kerakyatan di Sulawesi Utara.
Ketua Panitia, Joudy Kalumata, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan pelantikan ini merupakan bentuk legalitas dan pengesahan kepengurusan baru agar dapat menjalankan roda organisasi secara resmi dan bertanggung jawab.
Ia menjelaskan, dasar pelaksanaan kegiatan mengacu pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga organisasi, hasil musyawarah pengurus pusat, serta keputusan panitia pelaksana.
“Tujuan kegiatan ini antara lain melantik pengurus secara resmi, memberikan legalitas kepengurusan, mempererat silahturahmi antar anggota dan pemangku kepentingan, serta meningkatkan komitmen pengurus dalam menjalankan tugas organisasi,” ujar Kalumata.
Peserta yang hadir terdiri dari jajaran pengurus DPP, DPD Provinsi Sulawesi Utara, serta DPC dari berbagai daerah seperti Manado, Bitung, Tomohon, Minahasa, hingga Minahasa Selatan, bersama unsur pemerintah dan tokoh masyarakat.
Rangkaian acara diawali dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) pelantikan, dilanjutkan dengan pengucapan sumpah dan janji jabatan yang dipimpin Ketua Umum KERIS Sulawesi Utara, Viktor Kawengian.
Selanjutnya dilakukan pemasangan pin organisasi oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulawesi Utara, John Marentek, disertai penyerahan pataka serta penandatanganan berita acara pelantikan.
Sambutan Gubernur Sulawesi Utara yang dibacakan oleh Kepala Dinas Perindag Sulut, John Marentek, menekankan pentingnya sektor kerajinan industri sebagai kekuatan ekonomi yang berbasis pada kearifan lokal.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, kami mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus yang baru saja dilantik. Kiranya amanah ini dijalankan dengan penuh integritas dan semangat kebersamaan untuk memajukan industri kreatif di daerah,”demikian disampaikan dalam sambutan tersebut.
Pemerintah menilai sektor kerajinan memiliki ketahanan tinggi sekaligus potensi ekonomi besar. Namun, tantangan seperti digitalisasi, akses permodalan, dan peningkatan kualitas produk harus dihadapi secara serius.
Di sisi lain, peluang dari sektor pariwisata yang terus berkembang di Sulawesi Utara dinilai dapat menjadi pasar potensial bagi produk kerajinan lokal.
Sementara itu, sambutan Ketua Dekranasda Provinsi Sulawesi Utara yang dibacakan sekretaris menegaskan pentingnya inovasi dan kreativitas di era digital.
Organisasi KERIS diharapkan mampu menjadi katalisator dalam menumbuhkan kecintaan terhadap produk dalam negeri, sekaligus memperjuangkan kepentingan para perajin melalui semangat kewirausahaan.
“Sinergi antara pengurus, pemerintah, dan mitra strategis sangat dibutuhkan guna meningkatkan daya saing produk kerajinan hingga ke pasar global,” ujar Sekretaris Dekranasda Sulut.
Ketua Umum KERIS Sulawesi Utara, Viktor Kawengian, menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar seremoni, melainkan amanah besar untuk mengembangkan sektor kerajinan dan UMKM.
“Industri kerjinan adalah tulang punggung ekonomi masyarakat. Di tengah berbagai tantangan, pelaku usaha kecil tetap bertahan dan menjadi penggerak ekonomi. Karena itu, organisasi ini harus hadir untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha serta memperluas akses pasar,” tegasnya.
Ia juga mengharapkan dukungan penuh dari pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan agar pelaku industri kecil dapat berkembang dan berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Pelantikan pengurus KERIS Sulawesi Utara periode 2026–2031 diharapkan menjadi titik awal penguatan industri kerajinan lokal yang lebih inovatif, adaptif, dan berdaya saing.
Dengan semangat kolaborasi dan komitmen bersama, KERIS diharapkan mampu membawa produk kerajinan Sulawesi Utara menembus pasar nasional hingga internasional, sekaligus memperkokoh fondasi ekonomi daerah berbasis UMKM.



Tinggalkan Balasan