pionnews.com – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Manado, Dra. Aaltje Dondokambey, M.Kes., Apt., mengikuti Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) bagi Ketua DPRD se-Indonesia yang digelar di Akademi Militer Magelang, Jawa Tengah.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhanas RI) ini berlangsung selama lima hari, mulai Rabu hingga Minggu, 15–19 April 2026, dan diikuti sebanyak 478 Ketua DPRD dari seluruh Indonesia.
Aaltje Dondokambey menjelaskan, KPPD merupakan program strategis yang bertujuan meningkatkan kapasitas kepemimpinan pimpinan legislatif daerah sekaligus memperkuat peran kelembagaan DPRD dalam mendukung pembangunan nasional dan daerah.
“Ini merupakan kesempatan yang sangat berharga. Kami mendapatkan banyak pembelajaran penting, terutama terkait kepemimpinan, penguatan wawasan kebangsaan, serta sinergi antara pemerintah pusat dan daerah,” ujar Aaltje kepada awak media, Jumat (17/4/2026).
Selama mengikuti pelatihan, para peserta dibekali berbagai materi krusial yang mencakup aspek kepemimpinan strategis, tata kelola pemerintahan, hingga strategi pembangunan daerah berkelanjutan. Materi tersebut dirancang untuk memperkuat peran DPRD dalam menjalankan fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran secara optimal.
Aaltje turut mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, KPPD menjadi ruang yang efektif bagi pimpinan DPRD untuk memperluas wawasan, bertukar pengalaman, serta membangun jejaring antar daerah.
“Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kapasitas individu, tetapi juga memperkuat kelembagaan DPRD dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara lebih profesional,” katanya.
Lebih lanjut, ia berharap pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh selama mengikuti KPPD dapat diimplementasikan dalam tugas-tugasnya sebagai Ketua DPRD Kota Manado, khususnya dalam mendorong tata kelola pemerintahan yang lebih baik, transparan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
“Semangat dan wawasan yang kami peroleh dari kegiatan ini akan menjadi bekal penting untuk memperkuat sinergi dan menghadirkan kebijakan yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” pungkasnya.



Tinggalkan Balasan