pionnews.com – Kelurahan Sario Utara, Kecamatan Sario, Kota Manado, menjalani tahapan Penilaian Tim Penjaringan Kelurahan Berprestasi Tingkat Provinsi Sulawesi Utara pada Senin (15/6/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari proses seleksi perwakilan daerah menuju ajang tingkat nasional yang diinisiasi Kementerian Dalam Negeri.
Tim penjaringan dipimpin Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Sulawesi Utara, Novita Lumintang, bersama jajaran tim penilai lintas perangkat daerah dan unsur TP-PKK Provinsi Sulut.
Turut hadir mewakili Wali Kota Manado, Sekretarid Daerah Kota Manado, Steaven Dandel, Ketua TP- PKK Kota Manado Irene Angouw Pinontoan, Kepala Dinas Sosial Kota Manado Dra. Lenda Pelealu, Kepala Bagian Tata Pemerintahan Kota Manado Triana Almas, jajaran Kecamatan Sario Camat Sario, Jermia Sampul, unsur TNI–Polri, LPM, Karang Taruna, Posyandu, tokoh agama, serta masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas PMD Provinsi Sulut Novita Lumintang menegaskan bahwa pelaksanaan tahun ini bukan sekadar lomba administratif, melainkan proses penjaringan yang menitikberatkan pada kualitas tata kelola pemerintahan dan dampaknya terhadap masyarakat.
Ia menjelaskan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara telah menyampaikan mekanisme dan persyaratan pelaksanaan sejak Februari 2026 agar seluruh kabupaten dan kota memiliki waktu mempersiapkan peserta secara optimal.
Menurutnya, tim penilai tidak hanya melihat kelengkapan administrasi, tetapi juga akan melakukan verifikasi lapangan untuk memastikan seluruh data dan inovasi yang dipaparkan benar-benar berjalan dan dirasakan masyarakat.
“Tujuan utama kegiatan ini bukan hanya mendapatkan nilai tinggi atau menjadi wakil ke tingkat nasional, tetapi bagaimana pelayanan publik di Kelurahan benar – benar berkelanjutan dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Lumintang.
Ia menyampaikan, indikator penilaian mengacu pada petunjuk teknis Kementerian Dalam Negeri yang mencakup tiga bidang utama, yakni pemerintahan, kewilayahan, dan kemasyarakatan.
Selain itu, keterlibatan kelembagaan di tingkat kelurahan seperti PKK, Posyandu, LPM, hingga Karang Taruna menjadi bagian penting dalam mendukung efektivitas program pembangunan.
Lumintang juga menekankan pentingnya transformasi pelayanan publik yang adaptif terhadap perkembangan zaman, termasuk pemanfaatan digitalisasi untuk meningkatkan kenyamanan dan kemudahan pelayanan kepada masyarakat.
Tema penjaringan tahun ini, lanjutnya, mengusung semangat “Transformasi Desa dan Kelurahan sebagai Pilar Ketahana Nasional Menuju Indonesia Emas 2045,”
Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, kata dia, juga membuka ruang pendampingan bagi daerah yang dinilai memiliki peluang untuk melaju hingga tingkat nasional.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Manado yang hadir mewakili Wali Kota menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Kota Manado dalam pelaksanaan penilaian tingkat provinsi tersebut.
Ia mengatakan, pengalaman tahun sebelumnya menjadi modal penting bagi Kota Manado. Pada 2025, Kelurahan Molas berhasil meraih prestasi di tingkat provinsi dan mendapat kesempatan mempresentasikan potensi wilayahnya pada forum nasional.
Tahun ini, menurut Sekda, Pemerintah Kota Manado memilih Kelurahan Sario Utara karena memiliki karakter wilayah yang unik dan strategis.
“Kelurahan Sario Utara berada di kawasan pusat kota dengan dominasi fasilitas publik dan aktivitas masyarakat yang tinggi. Ini menjadi representasi bagaimana tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik dijalankan di wilayah perkotaan,” kata Dandel.
Ia menjelaskan bahwa wilayah Sario Utara tidak hanya melayani kebutuhan administrasi masyarakat, tetapi juga menopang aktivitas publik melalui keberadaan fasilitas umum, kawasan olahraga, serta pusat layanan pemerintahan.
Sekda juga menyoroti pentingnya keberlanjutan pelayanan publik sebagai bagian dari indikator penilaian, termasuk kemampuan kelurahan merespons persoalan masyarakat seperti penanganan banjir dan penguatan ketahanan sosial.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Manado turut memperkenalkan sejumlah arah kebijakan yang akan diperkuat di tingkat kelurahan, antara lain dukungan terhadap program nasional Koperasi Merah Putih, penguatan Posyandu terintegrasi, hingga peningkatan partisipasi TP-PKK dalam pembangunan berbasis masyarakat.
Menurutnya, keberhasilan sebuah kelurahan tidak hanya diukur dari capaian lomba, tetapi dari kemampuan menghadirkan pelayanan yang konsisten dan mendorong peningkatan kesejahteraan warga.
Melalui proses penjaringan ini, Pemerintah Kota Manado berharap Kelurahan Sario Utara dapat tampil maksimal dan menjadi representasi daerah dalam kompetisi tingkat nasional, sekaligus menjadi contoh praktik tata kelola pemerintahan kelurahan yang efektif, kolaboratif, dan berkelanjutan.



Tinggalkan Balasan