pionnews.com – Cuaca panas yang melanda Kota Manado menjadi perhatian Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Manado. Kondisi tersebut dinilai dapat meningkatkan potensi terjadinya kebakaran, terutama apabila masyarakat kurang memperhatikan penggunaan api dan instalasi listrik di lingkungan tempat tinggal maupun tempat usaha.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Manado, Charles Rotinsulu, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak menganggap sepele berbagai sumber yang berpotensi memicu kebakaran.
Menurut Charles, kondisi cuaca panas membuat lingkungan menjadi lebih mudah terbakar. Material seperti sampah kering, daun, rumput, kertas, kain, serta barang-barang mudah terbakar lainnya dapat menjadi pemicu meluasnya api apabila tidak ditangani dengan baik.
“Kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di tengah kondisi cuaca panas seperti ini. Jangan meninggalkan api dalam keadaan menyala dan pastikan semua peralatan listik sudah aman ketika meninggalkan rumah,” ujar Charles.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran sampah secara sembarangan. Api yang awalnya kecil dapat dengan mudah merambat, terutama ketika berada di sekitar material kering dan terbawa angin.
Selain aktivitas pembakaran, masyarakat diminta memperhatikan penggunaan peralatan listrik. Kabel yang rusak, sambungan listrik yang bertumpuk, penggunaan stopkontak secara berlebihan, maupun peralatan listrik yang dibiarkan menyala tanpa pengawasan dapat meningkatkan risiko terjadinya korsleting dan kebakaran.
“Periksa instalasi listrik di rumah. Jangan menggunakan kabel atau peralatan listrk yang sudah rusak. Jika meninggalkan rumah, pastikan kompor, lilin, dan peralatan yang menggunakan sumber api dan listrik sudah dalam keadaan aman,” katanya.
Charles juga meminta masyarakat tidak panik apabila menemukan titik api. Warga diminta segera melakukan tindakan awal apabila situasi masih memungkinkan dan segera menghubungi petugas pemadam kebakaran.
Menurutnya, kecepatan laporan sangat penting dalam penanganan kebakaran. Semakin cepat informasi diterima, semakin cepat pula petugas dapat menuju lokasi untuk melakukan pemadaman dan mencegah api meluas.
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Manado, lanjut Charles, terus mengingatkan masyarakat bahwa pencegahan merupakan langkah paling efektif untuk mengurangi risiko kebakaran.
“Kebakaran bukan hanya menjadi tanggung jawab petugas pemadam kebakaran. Pencegahan harus dimulai dari masyarakat, keluarga, lingkungan tempat tinggal, hingga tempat usaha. Mari jaga bersama, agar kota manado tetap aman dari bahaya kebakaran,” pungkasnya.
Masyarakat juga diimbau untuk memastikan akses menuju rumah dan lingkungan tetap dapat dilalui kendaraan pemadam kebakaran. Jalan yang terhalang kendaraan parkir atau material lainnya dapat menghambat mobilisasi petugas ketika terjadi keadaan darurat.
Dengan meningkatnya kewaspadaan masyarakat, potensi kebakaran di tengah kondisi cuaca panas diharapkan dapat ditekan. Dinas Pemadam Kebakaran Kota Manado mengajak seluruh warga untuk mengutamakan keselamatan dan segera melaporkan setiap kejadian kebakaran agar dapat ditangani secepat mungkin.



Tinggalkan Balasan