pionnews.com – Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Sulawesi Utara, dr. Richard Sualang, secara resmi membuka Pelatihan Pelatih Panjat Tebing Nasional Level 1 yang digelar di Hotel Gran Puri Manado, Rabu (16/7/2025).
Kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam pembinaan olahraga panjat tebing di Sulawesi Utara, sekaligus bagian dari strategi jangka panjang menghadapi berbagai ajang bergengsi, termasuk PON 2028.
Hadir mendampingi dalam kegiatan ini, Sekretaris Dispora Sulut Efta R. Mamahit, SE, Kepala Dispora Manado sekaligus Ketua Panitia Drs. Pontohwuisang Kakauhe, perwakilan KONI Sulut Allen Sondakh, serta Kepala Biro Pengurus Pusat FPTI Suhardi, yang juga didapuk sebagai pemateri utama.
Dalam sambutannya, Richard Sualang menyampaikan rasa bangganya atas terselenggaranya pelatihan ini yang menurutnya merupakan bentuk nyata komitmen membina olahraga panjat tebing, bukan hanya dalam tataran teknis, tapi juga semangat dan determinasi.
“Pelatihan ini bukan sekadar rutinitas, tapi bagian dari investasi besar kita untuk mencetak pelatih berkualitas. Dari sinilah akan lahir para atlet tangguh yang siap bersaing di kancah nasional hingga internasional, ” ujar Sualang yang juga menjabat sebagai Wakil Wali Kota Manado.
Ia menegaskan pentingnya pelatihan ini dalam mempersiapkan SDM pelatih yang kompeten untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulut pada November 2025 mendatang, di mana akan dipertandingkan 12 nomor cabang panjat tebing. Lebih jauh, pelatihan ini dinilai sebagai langkah awal menuju PON 2028 di NTT dan NTB.
“2026 kita harus menjalankan pelatihan dengan metode matang. Karena pada 2027 kita sudah masuk tahap kualifikasi PON, dan hanya cabor Olimpiade yang dipertandingkan. Panjat tebing termasuk di dalamnya karena sudah raih emas di Olimpiade Paris lalu, ” tegasnya.
Sualang juga menyoroti kehadiran Suhardi, pelatih yang ikut mengantarkan atlet Indonesia meraih medali emas di Olimpiade Paris 2024. Hal ini menurutnya menjadi motivasi besar bagi para peserta untuk menyerap ilmu sebanyak mungkin dan mengaplikasikannya ke depan.
“Ini kesempatan langka. Beliau bukan hanya pelatih hebat, tapi juga saksi keberhasilan sejarah panjat tebing Indonesia. Saya berharap pelatihan ini jadi lompatan besar dalam melahirkan pelatih dan atlet berprestasi dari Bumi Nyiur Melambai, ” ungkap Sualang.
Sebelum pembukaan resmi, kegiatan diawali dengan laporan dari Ketua Panitia, sambutan dari pihak Dispora Sulut dan perwakilan KONI Sulut yang menekankan pentingnya sinergi lintas lembaga dalam membangun prestasi olahraga.Pelatihan ini diharapkan menjadi fondasi kuat dalam membentuk ekosistem kepelatihan yang solid, profesional, dan berorientasi pada prestasi.



Tinggalkan Balasan