pionnews.com – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Manado menggelar razia gabungan bersama TNI dan Polri di blok hunian warga binaan, Kamis (15/1/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya memperkuat sistem keamanan dan menjaga ketertiban di lingkungan pemasyarakatan.
Razia dipimpin langsung oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (KPR) Kelas IIA Manado, Moh Rifai Yahya dengan melibatkan personel pengamanan rutan serta aparat dari Polsek Tombulu dan Koramil Pineleng. Kehadiran unsur TNI–Polri menjadi wujud sinergi lintas sektor dalam mendukung stabilitas keamanan di dalam rutan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Tombulu Ipda Bernard Tatareda dan Danramil Pineleng Kapten Arm. Charles. Keduanya ikut memantau langsung jalannya razia sebagai bentuk dukungan terhadap langkah preventif yang dilakukan pihak rutan.
Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh di setiap kamar hunian warga binaan. Pemeriksaan difokuskan pada upaya deteksi dan pencegahan masuknya barang-barang terlarang yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung secara humanis, tertib, dan mengedepankan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku.
Kepala Rutan Kelas IIA Manado, Ady Kusuma W.,mengatakan bahwa razia gabungan tersebut merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan jajaran pemasyarakatan dalam menciptakan lingkungan rutan yang aman dan kondusif.
“Razia ini adalah langkah preventif untuk memastikan rutan tetap steril dari barang terlarang serta meminimalkan potensi gangguan keamanan. Kami berkomitmen menjaga ketertiban demi mendukung pelaksanaan program pembinaan warga binaan,” ujarnya.
Ia menambahkan, kerja sama dengan TNI dan Polri akan terus diperkuat sebagai bentuk sinergi dalam penegakan hukum dan pengamanan pemasyarakatan.
Melalui kegiatan ini, Rutan Kelas IIA Manado menegaskan keseriusannya dalam menjaga keamanan dan ketertiban internal, sekaligus mendukung terwujudnya sistem pemasyarakatan yang aman, tertib, dan berintegritas.



Tinggalkan Balasan