pionnews.com – Beberapa waktu lalu, keluarga Wangania Lumi diketahui tengah melaksanakan hajatan besar.

Tepatnya acara syukuran salah satu anggota keluarga di bilangan Kelurahan Taas pada Sabtu (12/10) malam.

Namun, acara syukuran yang harusnya berlangsung meriah, mendadak berubah ketika ada laporan dari para tamu maupun pihak keluarga bahwa makanan yang disajikan basi.

Akibat kejadian tersebut, pihak keluarga mengaku malu pada tamu undangan yang hadir.

Hal itu sempat disampaikan kepada pihak katering yang saat itu berada di lokasi. 

Keluarga Wangania Lumi pun telah menghubungi pihak katering untuk mempertanggungjawabkan hal tersebut.

Dari pertemuan tersebut, sempat ada pernyataan ada pihak kataring untuk memberikan ganti rugi namun uang ganti rugi itupun tak kunjung diberikan.

Pihak keluarga kemudian meluapkan kekecewaannya dengan memberikan informasi menu basi tersebut kepada awak media massa.

Owner katering Malocit saat dimintai keterangan mengaku bingung dengan kejadian teraebut.

Pada Kamis (17/10/2024) menurut informasinyang diperoleh, pemilik katering Malocit, telah menyampaikan permohonan maaf kepada pihak keluarga melalui media sosial.