pionnews.com – Aktivitas jalan pagi kembali dimanfaatkan Wali Kota Manado, Andrei Angouw, untuk memantau langsung kondisi wilayah di Kota Manado. Rabu (27/5/2026), orang nomor satu di Pemerintah Kota Manado itu meninjau sejumlah titik di Kelurahan Titiwungan Utara dan Titiwungan Selatan yang direncanakan akan dibangun pedestrian oleh Pemkot Manado tahun ini.

Dalam peninjauan tersebut, Wali Kota didampingi Camat Sario, Jermia Sampul. Keduanya terlihat berjalan menyusuri sejumlah ruas jalan sambil melihat langsung kondisi trotoar, drainase, hingga area yang nantinya akan ditata untuk pembangunan jalur pedestrian.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari kebiasaan rutin Andrei Angouw yang dikenal kerap turun langsung memantau kondisi lapangan tanpa seremoni berlebihan. Jalan pagi yang dilakukannya hampir setiap hari tidak sekadar menjadi aktivitas olahraga, tetapi juga dimanfaatkan untuk memastikan kondisi lingkungan, fasilitas publik, hingga progres penataan kota berjalan sesuai rencana.

Pembangunan pedestrian sendiri menjadi salah satu program penataan kawasan perkotaan yang terus didorong Pemerintah Kota Manado. Selain untuk mempercantik wajah kota, keberadaan pedestrian dinilai penting dalam memberikan kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat pejalan kaki.

Dalam kesempatan itu, Andrei tampak beberapa kali berdiskusi dengan Camat Sario terkait titik-titik yang membutuhkan penataan prioritas. Ia juga memperhatikan kondisi lingkungan sekitar, termasuk akses jalan warga dan saluran air di kawasan tersebut.

Kehadiran Wali Kota di tengah aktivitas warga pagi hari pun menarik perhatian masyarakat sekitar. Tidak sedikit warga yang menyapa dan berbincang langsung dengan Andrei Angouw saat berjalan kaki menyusuri kawasan Titiwungan.

Sosok Andrei sendiri memang dikenal sering berjalan tanpa pengawalan protokoler yang ketat. Bahkan, warga Kota Manado kerap menjumpai Wali Kota berjalan sendiri di sejumlah ruas jalan, memantau kondisi kota secara langsung dan berinteraksi dengan masyarakat.

Kebiasaan itu dinilai menjadi pendekatan sederhana namun efektif dalam melihat langsung persoalan di lapangan sekaligus mendengar kondisi riil yang dirasakan masyarakat.