pionnews.com – Lapangan Sparta Tikala Manado pada Jumat (10/10/2025) dipadati ribuan warga yang antusias mengikuti pembukaan Kejuaraan Tarkam (Antar Kampung) yang digelar Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) bekerja sama dengan Pemerintah Kota Manado.

Kegiatan ini resmi dibuka oleh Sekertaris Daerah Kota Manado, dr.Steaven Dandel, mewakili Wali Kota Manado Andrei Angouw.

Turut hadir Dr. Dwijayanto Sarosa Putra, Analisis Kebijakan Ahli Utama Kemenpora, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Manado, Bonix Saweho, serta para pimpinan perangkat daerah dan perwakilan masyarakat dari seluruh kecamatan di Kota Manado.

Dalam sambutannya, dr. Steaven Dandel menyampaikan bahwa Kejuaraan Tarkam menjadi momentum penting dalam membangun budaya olahraga dan mempererat kebersamaan masyarakat.

Kejuaraan ini bukan hanya tentang kompetisi, tapi juga tentang semangat kebersamaan, sportivitas, dan membudayakan hidup sehat di tengah masyarakat,” ujarnya.

Dandel menegaskan, Pemkot Manado mendukung penuh pelaksanaan kegiatan olahraga di tingkat kelurahan dan kecamatan sebagai wujud komitmen pemerintah membangun kota yang sehat dan bugar.

Pemerintah Kota Manado akan terus menciptakan ruang-ruang olahraga yang inklusif dan menyenangkan bagi masyarakat. Kami ingin olahraga menjadi gaya hidup warga Manado,” tambahnya.

Ia juga menyampaikan pesan dari Wali Kota Manado Andrei Angouw agar kegiatan semacam ini menjadi titik awal kebangkitan olahraga di Kota Manado.

Mari jadikan tahun 2025 sebagai momentum kebangkitan olahraga dari kampung ke kota. Dengan tubuh yang sehat dan jiwa yang kuat, kita membangun Manado yang tangguh,”ucap Dandel membacakan pesan Wali Kota.

Sementara itu, Dr. Dwijayanto Sarosa Putra dari Kemenpora menjelaskan bahwa Kejuaraan Tarkam memiliki tiga tujuan utama.

Pertama, kami ingin mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk gemar berolahraga dan menjadikannya sebagai gaya hidup sehari-hari agar masyarakat lebih sehat dan bugar,” ujarnya.

Tujuan kedua, lanjutnya, adalah menjaring bibit unggul dari daerah yang berpotensi menjadi atlet nasional bahkan internasional.

Dari ajang Tarkam ini, kami berharap bisa menemukan talenta-talenta olahraga potensial yang akan kami bina ke depan,”jelasnya.

Ia menambahkan, selain aspek olahraga, kejuaraan ini juga memiliki dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat.

Melalui kegiatan ini, sektor UMKM, pariwisata, dan kuliner ikut bergerak. Hotel dan penginapan ramai, dan ekonomi daerah ikut tumbuh. Jadi manfaatnya meluas, tidak hanya di bidang olahraga,” terang Dwijayanto.

Dwijayanto juga menyebut, tahun 2025 ini Kejuaraan Tarkam digelar di 49 kabupaten/kota di seluruh Indonesia, dan Kota Manado menjadi salah satu daerah yang kembali dipercaya untuk kedua kalinya.

Antusisme masyarakat Manado luar biasa. Sejak hari pertama, peserta sangat banyak dan penuh semangat, kota ini memang siap dan responsif terhadap kegiatan olahraga,” katanya.

Senada dengan itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Manado, Bonix Saweho, menyampaikan apresiasi kepada Kemenpora atas kepercayaan yang kembali diberikan kepada Kota Manado sebagai tuan rumah.

Terima kasih kepada Kemenpora yang sudah dua kali melaksanakan kejuaraan Tarkam di Kota Manado. Ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi kami,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat agar terus menanamkan semangat olahraga sesuai dengan visi pemerintah pusat.

Dengan berolahraga kita sehat, kita bugar. Kami ingin menjadikan olahraga sebagai budaya, bukan hanya kegiatan seremonial,” katanya.

Bonix menambahkan, semangat tersebut akan dilanjutkan melalui program ‘Gerakan Manado Bugar‘, yang akan dimulai Sabtu (11/10/2025).

Kami akan menggelar jalan sehat dan senam bersama setiap minggu di kawasan Youth Center Megamas pukul 06.00- 08.00 pagi. Kami mengajak seluruh warga untuk ikut berpartisipasi,” tuturnya.

Suasana pembukaan berlangsung meriah, kejuaraan Tarkam 2025 ini menjadi bukti bahwa olahraga tidak hanya menyehatkan, tetapi juga menyatukan dan menggerakkan roda perekonomian masyarakat.