pionnews.com – Pemerintah Kota Manado (Pemkot) Manado menggelar Rapat Koordinasi Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran (EPRA) Tahun Anggaran 2026 Selasa (9/6/2026), di Ruang Toar Lumimuut, Kantor Wali Kota Manado.

 

Rapat tersebut dihadiri jajaran perangkat daerah di lingkungan Pemkot Manado dan dipimpin oleh Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Manado, Constantine Doaly sebagai bagian dari upaya memperkuat pengawasan serta memastikan pelaksanaan program dan kegiatan berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.

 

Dalam rapat tersebut dipaparkan perkembangan realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Manado hingga 30 April 2026. Berdasarkan data yang disampaikan, total pagu APBD Kota Manado tahun 2026 sebesar Rp1.490.800.188.669.

Dari jumlah tersebut, realisasi anggaran hingga akhir April mencapai Rp340.795.879.139 atau sebesar 22,86 persen dari total anggaran yang tersedia.

Untuk komponen belanja operasi yang memiliki pagu sebesar Rp1.331.201.570.762, realisasinya telah mencapai Rp334.213.759.750. Sementara itu, belanja modal dengan pagu Rp154.598.617.907 baru terealisasi sebesar Rp6.582.119.389.

 

Adapun pada pos belanja tidak terduga yang dianggarkan sebesar Rp5 miliar, hingga 30 April 2026 belum terdapat realisasi anggaran.

Dalam pemaparan EPRA juga ditunjukkan tren peningkatan realisasi keuangan daerah dari bulan ke bulan. Pada Januari 2026, realisasi keuangan tercatat sebesar 3,65 persen. Angka tersebut meningkat menjadi 8,80 persen pada Februari, kemudian 15,73 persen pada Maret, dan mencapai 22,86 persen pada April.

 

Meski demikian, capaian tersebut masih berada sedikit di bawah target yang ditetapkan pemerintah daerah. Target realisasi keuangan pada April 2026 berada di angka 28,04 persen, sehingga terdapat selisih sekitar 5,18 persen yang perlu dikejar oleh seluruh perangkat daerah pada bulan-bulan berikutnya.

Melalui forum evaluasi ini, pemerintah kota menekankan pentingnya percepatan pelaksanaan program dan kegiatan, khususnya yang berkaitan dengan belanja modal dan proyek-proyek pembangunan fisik yang umumnya mulai berjalan pada triwulan kedua tahun anggaran.

 

Rapat koordinasi ini juga menjadi sarana untuk mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi perangkat daerah dalam proses penyerapan anggaran, sekaligus merumuskan langkah-langkah strategis agar target realisasi APBD Tahun Anggaran 2026 dapat tercapai secara optimal.

 

Pemerintah Kota Manado berharap seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dapat meningkatkan kinerja pelaksanaan anggaran dengan tetap memperhatikan prinsip efektivitas, efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan daerah.