pionnews.com – Target registrasi 2.384 warga dalam program Digitalisasi Bantuan Sosial (Bansos) di Kecamatan Paal 2 belum dianggap selesai hanya dengan pelaksanaan registrasi massal. Pemerintah kecamatan memastikan aparat di tingkat kelurahan dan lingkungan tetap diwajibkan turun langsung menemui warga yang belum terdaftar agar target yang diberikan Pemerintah Kota Manado dapat tercapai.
Camat Paal Dua, Franky Mantis menegaskan kegiatan registrasi yang telah dilaksanakan hanyalah salah satu tahapan. Beban pekerjaan sesungguhnya kini berada di tangan lurah dan kepala lingkungan yang harus memastikan tidak ada warga sasaran yang terlewat.
“Dalam kegiatan kemarin kami ditugaskan membawa sebanyak – banyaknya masyarakat yang sudah terdata, bahkan masyarakat yang belum terdata tetapi menurut penilaian kami layak menerima bantuan sosial pada masa mendatang,” kata Mantis.
Ia mengungkapkan, Kecamatan Paal Dua mendapat target 2.384 warga yang harus diregistrasi dalam sistem digital. Target tersebut menjadi tolok ukur capaian pemerintah kecamatan dalam mendukung program digitalisasi bansos.
“Kalau semakin banyak warga yang datang dan berhasil terintegrasi, tentu ini menjadi indikator bahwa aparat kecamatan bekerja maksimal untuk mengejar target yang diberikan,” ujarnya.
Meski demikian, Mantis mengakui masih terdapat warga yang telah masuk dalam daftar sasaran tetapi belum melakukan registrasi. Kondisi itu membuat jajaran kelurahan dan kepala lingkungan belum bisa menghentikan pekerjaannya setelah kegiatan registrasi massal berakhir.
“Tugas lurah dan pala belum selesai. Mereka tetap harus mendatangi msyarakat yang sudah terdata tetapi belum melakukan registrasi, termasuk warga yang sempat hadir pada kegiatan kemarin,” tegasnya.
Ia meminta seluruh lurah dan kepala lingkungan tidak hanya menunggu warga datang, tetapi aktif melakukan pendekatan dari rumah ke rumah. Langkah jemput bola dinilai penting agar tidak ada masyarakat yang berpotensi memenuhi syarat justru tertinggal dari proses pendataan.
Selain mengejar warga yang sudah masuk daftar sasaran, aparat di lapangan juga diminta mengidentifikasi masyarakat yang belum masuk dalam data awal namun dinilai layak untuk diusulkan sebagai calon penerima bantuan sosial pada periode berikutnya sesuai mekanisme yang berlaku.
“Saya akan memonitor dan mengingatkan lurah serta kepala lingkungan agar terget 2.384 warga ini benar – benar dapat diselesaikan. Tugas mereka tidak berhenti setelah kegiatan kemarin,” kata Mantis.
Program Digitalisasi Bansos yang dijalankan Pemerintah Kota Manado bertujuan memperbarui basis data penerima bantuan agar lebih akurat, transparan, dan tepat sasaran. Karena itu, keberhasilan program tidak hanya diukur dari pelaksanaan seremoni registrasi, tetapi dari kemampuan pemerintah di tingkat kecamatan, kelurahan, dan lingkungan memastikan seluruh warga yang berhak benar-benar masuk ke dalam sistem.
Bagi Kecamatan Paal Dua, target 2.384 registrasi kini menjadi pekerjaan rumah yang harus dituntaskan. Keberhasilan program tersebut akan sangat bergantung pada konsistensi aparat di lapangan dalam melakukan pendataan lanjutan, bukan sekadar mengandalkan kehadiran masyarakat pada satu hari pelaksanaan registrasi.



Tinggalkan Balasan