pionnews.com – Kesadaran sebagian warga terhadap kebersihan lingkungan kembali menjadi sorotan setelah tumpukan sampah memenuhi aliran anak sungai di samping Kantor Kecamatan Tuminting, Rabu (30/9/2026).

 

Kondisi tersebut cukup memprihatinkan karena saluran air itu baru sekitar sepekan sebelumnya dibersihkan oleh tim kebersihan Kecamatan Tuminting.

 

Camat Tuminting, Hence Patimbano, turun langsung meninjau lokasi setelah menerima laporan dari warga. Dari hasil peninjauan, saluran air kembali tersumbat oleh berbagai jenis sampah, mulai dari plastik, botol bekas hingga limbah rumah tangga.

 

“Saluran air ini padahal kemarin baru dibersihkan,” kata Hence saat meninjau lokasi.

 

Menurut penuturan warga sekitar, sampah yang kembali menumpuk tersebut diduga dibuang oleh oknum warga yang tinggal di sekitar bantaran saluran.

 

Kondisi ini menunjukkan bahwa persoalan kebersihan lingkungan tidak hanya berkaitan dengan kegiatan pembersihan, tetapi juga kesadaran warga untuk menjaga saluran air setelah dibersihkan.

 

Menyikapi kondisi tersebut, tim kebersihan Kecamatan Tuminting kembali melakukan pembersihan. Petugas masih berjibaku mengangkat tumpukan sampah yang menyumbat dan mengendap di sepanjang aliran.

 

Proses pembersihan dilakukan secara manual karena sampah yang menumpuk cukup banyak.

 

Hence menyayangkan masih adanya warga yang tidak peduli terhadap kebersihan lingkungan dengan membuang sampah ke saluran air.

 

“Ini kalau hujan, pastinya saluran air mampet, potensi banjir,” tegasnya.

 

Ia mengatakan, Pemerintah Kecamatan Tuminting akan memperketat pengawasan sekaligus memberikan edukasi kepada warga sekitar agar tidak lagi membuang sampah ke dalam saluran air.

 

“Kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Jika terus seperti ini, yang rugi kita semua,” pungkasnya.

 

Pantauan di lapangan hingga Rabu siang, proses pembersihan masih berlangsung. Pemerintah kecamatan berharap kesadaran warga untuk menjaga kebersihan dapat berjalan seiring dengan upaya pembersihan yang dilakukan petugas, sehingga saluran air tidak kembali dipenuhi sampah.