pionnews.com – Pemerintah Kota Manado melalui Dinas Pangan kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-403 Kota Manado sekaligus menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di tengah masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung di Malalayang Beach Walk, Kamis (9/7/2026), menghadirkan berbagai kebutuhan pokok dengan harga di bawah harga pasar. Program ini merupakan hasil kolaborasi Dinas Pangan Kota Manado bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas), Bank Indonesia, Perum Bulog, dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.

Masyarakat dapat memperoleh berbagai komoditas pangan strategis seperti beras SPHP, minyak goreng, gula pasir, telur ayam, bawang merah, bawang putih, hingga daging ayam dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.

Selain menyediakan pangan murah, kegiatan ini juga menghadirkan promo khusus pembayaran digital melalui QRIS. Masyarakat cukup membeli voucher senilai Rp403 menggunakan QRIS dari Bank Indonesia untuk mendapatkan potongan harga sebesar Rp5.000 pada setiap komoditas yang dipilih.

Promo tersebut berlaku untuk tujuh jenis bahan pangan, yakni beras 5 kilogram, minyak goreng, bawang putih, bawang merah, telur ayam, gula pasir, dan daging ayam. Total sebanyak 1.400 voucher disiapkan bagi masyarakat.

Kepala Dinas Pangan Kota Manado, Rollies Rondonuwu, mengatakan Gerakan Pangan Murah merupakan langkah nyata pemerintah dalam menjaga keterjangkauan harga pangan sekaligus memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap tersedia dengan harga yang wajar.

“Melalui Gerakan Pangan Murah ini, kami ingin membantu masyarakat memperoleh bahan pangan berkualitas dengan harga yang lebih murah. Di sisi lain, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Manado menjaga stabilitas pasokan dan mengendalikan inflasi daerah,” ujar Rollies.

Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, Bank Indonesia, Bulog, serta para pelaku usaha pangan menjadi kunci dalam menjaga ketahanan pangan di Kota Manado.

“Momentum HUT ke – 403 Kota Manado kami manfaatkan untuk menghadirkan pelayanan yang langsung dirasakan masyarakat. Kami mengajak warga memanfaatkan kesempatan ini untuk berbelanja kebutuhan pokok dengan harga lebih hemat sekaligus mendukung transaksi non tunai melalui QRIS,” tambahnya.

Dinas Pangan juga memastikan seluruh komoditas yang dijual berasal dari sumber yang terpercaya sehingga kualitas produk tetap terjaga.

Selain menerima pembayaran tunai, seluruh transaksi dalam kegiatan tersebut juga dapat dilakukan secara digital melalui QRIS, sejalan dengan upaya pemerintah memperluas penggunaan sistem pembayaran elektronik yang aman, cepat, dan efisien.

Melalui Gerakan Pangan Murah ini, Pemerintah Kota Manado berharap daya beli masyarakat tetap terjaga, inflasi pangan dapat dikendalikan, serta ketersediaan bahan pokok tetap aman menjelang berbagai agenda perayaan di daerah.