pionnews.com – Pemerintah Kota Manado melalui Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Manado terus mendorong peningkatan keterampilan dan kreativitas pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) serta Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Upaya tersebut dilakukan melalui pelatihan kerajinan tangan berupa rajutan dan kawat bulu yang diikuti pelaku IKM dan UMKM dari Kecamatan Malalayang dan Kecamatan Sario yang diadakan di Sentra IKM Kayubulan, Malalayang.

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Dekranasda Kota Manado, Irene Angouw Pinontoan, serta Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Kota Manado, Hendrik Waroka.

Pelatihan tidak hanya memberikan materi secara teori, tetapi juga mengajak peserta langsung mempraktikkan teknik pembuatan kerajinan. Dengan metode tersebut, peserta diharapkan dapat memahami proses pembuatan sekaligus mengembangkan keterampilan secara mandiri.

Irene Angouw Pinontoan mengatakan, pelatihan tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para peserta, khususnya kaum ibu, untuk terus mengembangkan kreativitas dan keterampilan.

“Semoga ini menjadi motivasi bagi ibu – ibu untuk terus berkarya dan mengembangkan ketrampilan yang dimiliki,” ujar Irene.

Ia berharap kegiatan serupa dapat dilanjutkan dengan membentuk kelompok-kelompok usaha. Dengan adanya kelompok, para peserta dapat saling bekerja sama, berbagi pengalaman, serta mengembangkan hasil kerajinan secara bersama-sama.

“Kami berharap nantinya dapat dibentuk kelompok supaya ibu – ibu bisa bersama – sama mengembangkan ketrampilan ini. Harapannya, kegiatan seperti ini terus berlanjut,” katanya.

Melalui pelatihan tersebut, Dekranasda Kota Manado berharap keterampilan yang diperoleh peserta tidak berhenti pada kegiatan pelatihan, tetapi dapat dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi yang mendukung peningkatan pendapatan dan kemandirian pelaku IKM dan UMKM di Kota Manado.