pionnews.com – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Manado mencatat sebanyak 219 kejadian kebakaran lahan dan alang-alang terjadi di wilayah Kota Manado dan sejumlah daerah perbantuan sepanjang Juni hingga 27 Agustus 2026.
Berdasarkan data rekapitulasi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Manado hingga Rabu, 27 Agustus 2026 pukul 07.30 WITA, jumlah kejadian kebakaran mengalami peningkatan signifikan dalam beberapa bulan terakhir.
Pada Juni tercatat hanya 3 kejadian, kemudian meningkat menjadi 61 kejadian pada Juli. Lonjakan paling tinggi terjadi pada Agustus dengan 155 kejadian.
Wilayah Kecamatan Mapanget menjadi daerah dengan jumlah kejadian tertinggi, yakni 68 kali kebakaran. Dari jumlah tersebut, sebanyak 16 kejadian terjadi pada Juli dan melonjak menjadi 52 kejadian pada Agustus.
Kecamatan Malalayang menempati urutan berikutnya dengan total 26 kejadian, terdiri dari 1 kejadian pada Juni, 8 kejadian pada Juli, dan 17 kejadian pada Agustus. Sementara Kecamatan Bunaken Darat mencatat 24 kejadian, seluruhnya terjadi pada Juli dan Agustus.
Selanjutnya, Kecamatan Paal Dua, Singkil, dan Wanea masing-masing mencatat 19 kejadian. Kecamatan Tikala tercatat 17 kejadian, Tuminting dan wilayah perbantuan Pineleng masing-masing 7 kejadian, Sario serta wilayah perbantuan Kalawat masing-masing 5 kejadian, sedangkan Wenang menjadi wilayah dengan jumlah kejadian paling sedikit, yakni 3 kali.
Data tersebut menunjukkan bahwa Agustus menjadi periode paling rawan terjadinya kebakaran lahan dan alang-alang selama tiga bulan terakhir. Tingginya angka kebakaran menjadi perhatian serius di tengah kondisi cuaca panas dan musim kemarau yang meningkatkan risiko api dengan cepat meluas.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Manado, Jimmy C.E. Rotinsulu, SE, M.Si, mengimbau seluruh masyarakat agar tidak melakukan pembakaran sembarangan, terutama membakar sampah, rumput, alang-alang maupun membersihkan lahan dengan cara membakar.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran sembarangan. Dalam kondisi cuaca panas dan musim kemarau seperti saat ini, api sangat mudah merambat dan dapat degan cepat meluas ke kawasan sekitarnya. Hal – hal kecil seperti membakar sampah atau alang – alang jangan dianggap sepele karena bisa menimbulkan kebakaran yang lebih besar,” imbaunya.
Jimmy juga meminta masyarakat untuk segera mengambil tindakan awal dan melaporkan kepada petugas apabila menemukan titik api yang berpotensi membesar.
Dalam kondisi darurat, masyarakat dapat menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Manado melalui nomor 0431-864444 atau Call Center 112.
Rekapitulasi kejadian ini merupakan kebakaran lahan dan alang-alang yang ditangani Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Manado selama Juni hingga 27 Agustus 2026.



Tinggalkan Balasan